usaha yang ingin saya lakukan

Posted: Maret 31, 2011 in Uncategorized

Bekerja ikut orang dengan gaji besar, tidak sebebas dan mandiri jika bekerja sendiri. Kendati berpenghasilan kecil, namun bekerja sendiri (wirausaha) masih berpeluang untuk dikembangkan menjadi usaha yang lebih besar.

Begitulah yang dirasakan dan dilakoni Solihin Bistox (44 tahun), mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Indramayu yang pernah tiga tahun — awal 2000 sampai akhir 2002 — bekerja pada sektor perkebunan di Serawak, Malaysia. Selama tiga tahun menjadi TKI di Malaysia, Solihin — demikian sapaan akrab Solihin Bistox,red. — mengaku, digaji 400 ringgit atau sekitar Rp 1,2 juta per bulan. Akan tetapi, setelah ditimbang-timbang secara cermat, ia akhirnya memantapkan pilihannya pada wirausaha buah olahan.
Solihin menjelaskan, Kabupaten Indramayu dan sekitarnyamerupakan salah satu daerah penghasil buah-buahan di Jawa Barat.Hanya saja, sejauh ini masih banyak di antara petani buah yang menjual buah-buahan segar. Untuk buah-buahan olahan ini masih sedikit yang memproduknya. Padahal, buah-buahan seperti mangga, jambu biji, salak, nangka, melon, dan lain-lain, bila diolah menjadi manisan, dodol, atau diolah dalam bentuk lainnya, penghasilannya cukup menjanjikan.
“Buah olahan inilah yang sedang kami bidik dan dipasarkan ke beberapa super market nantinya,” kata Solihin Bistox, di Indramayu, Kamis (30/12) kemarin.
Ia mulai melakoni usaha buah olahan ini sejak 2005 lalu. Hanya saja, selama kurang lima tahunan itu, buah olahan produksinya masih bersifat manual dan dijual secara tradisional. Namun demikian, saban hari ia sudah bisa menjual buah olahan kurang lebih 10 Kg perharinya.
“Dari hasil penjualan sebanyak 10 Kg buah olahan ini, saya bisa mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp 125.000 perhari. Penghasilan ini sudah cukup lumayan, jika dibanding dengan penghasilan menjadi TKI di Malaysia dulu,” kata lulusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Indramayu pada 1984 ini.
Jalani Kursus Bimbingan Teknis
Solihin menceritakan, sebelum dirinya menjadi TKI di Malaysia, ia pernah bekerja pada PT Freeport di Papua selama dua tahun. Kemudian balik ke Indramayu bekerja pada PT Total, perusahaan kontraktor, dan pada PT BCMI (Bakrie Group) yang bergerak di bidang kontraktor. Pada tahun 2000 awal – 2002 akhir, ia mencoba mengadu nasib menjadi TKI di Malaysia.
Namun, kata Solihin, dari pengalamannya bekerja di dalam negeri dan menjadi TKI di Malaysia, jika dihitung-hitung penghasilannya sama saja. Sebab itu, pada 2005 ia memantapkan pilihan usahanya pada usaha memproduksi buah olahan.
Dari wirausaha yang dilakoni ini, kata Solihin, pada awal 2010 lalu, ia mendapatkan peluang mengikuti kursus bimbingan teknis membuat buah olahan yang diselenggarakan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan (BBPP) Disnakertrans Provinsi Jawa Barat di Bandung.
“Setelah mengikuti pelatihan memproduk buah olahan dari BBPP Disnakertrans Jawa Barat itu, saya semakin mantap ingin mengembangkan usaha yang selama ini saya tekuni,” kata Solihin penuh harap.
Hanya saja, kata Solihin, untuk bisa mengembangkan usaha buah olahan yang dilakoninya ini membutuhkan suntikan modal antara Rp 5 juta – Rp 10 juta. Sedangkan usaha yang telah ditekuninya selama ini, hanya dimodali sekitar Rp 1 juta. “Jika ada suntikan modal Rp 5 juta – Rp 10 juta, tentu saya akan bisa mengembangkan dan meningkatkan usaha buah olahan ini,” kata Solihin.
Solihin mengaku, bila mendapatkan suntikan modal usaha tersebut, ia akan mengembangkan pada enam item buah olahan yang siap dipasarkan ke beberapa super market di Indramayu dan daerah-daerah di Jawa Barat lainnya.
“Kalau dengan cara manual dan dipasarkan secara tradisional selama ini sudah menghasilkan Rp 125.000 perharinya, maka bila dikembangkan menjadi lebih canggih lagi, tentu akan bisa menghasilkan lebih besar lagi,” kata bapak lima anak ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s